Sumedang

Anak Batam-Palembang Jadi Anak Punk di Sumedang

Anak Batam-Palembang Jadi Anak Punk di Sumedang

SUMEDANG.ONLINE — Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang berhasil menggiring sebanya 17 anak punk yang kerap membuat ulah tak baik di Kota Tahu. Dari ke-17 anak tersebut, ternyata tak hanya berasal dari Sumedang tetapi ada yang dari Kadipaten 1 orang, Bogo 3 orang, Tasik 1 orang, Batam dan Palembang 1 orang.

Menurut keterangan Kasi PPNS Satpol PP Kabupaten Sumedang, Dadi Kusnadi, mereka dijaring saat sedang berada di tiga lokasi berbeda, yakni depan tempat hiburan Hariring, Seputar Taman Endog serta di salah satu Warnet di seputran Panyingkiran.

“Kita lakukan pembersihan anak fung ini, karena banyaknya laporan masyarakat, yang mengaku resah dengan keberadaan mereka yang sering kali bertingkah laku menakutkan,” kata Dadi pada wartawan.

Selain itu, anak-anak pun selain didominasi kaum lelaki, juga ada sejumlah perempuan. Bahkan ada diantaranya yang masih berusia 9 tahunan. Keberadaan anak-anak jalanan yang berasal dari luar itu, menurut Dadi, sudah berada sekitar semingguan. “Katanya habis menyaksikan konser Funk di Cirebon, mereka singgah di Sumedang,” ucapnya.

Setelah dilakukan pendataan, ke 17 anak itu dikirim ke kantor Dinas Sosial Kqbupten Sumedang, untuk dipulangkan ke daerahnya masing – masing. “Khusus bagi anak – anak dari Sumedang, kita kembalikan ke orang tua masing-masing,” katanya. (IWAN)

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak