Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 17 Maret 2020 - 11:04 WIB

Tol Cisumdawu, Masjid dan Aset Desa Mekarjaya Sumedang Belum Digantirugi



SUMEDANG.ONLINE, SUMEDANG UTARA (17/3/2020) – Pembayaran ganti rugi Masjid di RT 03 RW 02 Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, terkatung-katung. Masjid tersebut terkena imbas dari pembangunan Jalan Tol Cisumdawu.

Kesal dengan kondisi itu, warga memasang spanduk dengan tulisan “MASJID INI KORBAN PROYEK TOL CISUMDAWU” dengan tulisan berwarna merah dan kapital. Sementara di bawahnya tertulis “SEMOGA PARA PEMANGKU KEBIJAKANNYA TIDAK TERMASUK ORANG-ORANG YANG MERENDAHKAN/MENISTAKAN RUMAH ALLAH DIAMPUNI SEGALA DOSANYA DAN KELAK MASUK SURGA”.

Kepala Desa Mekarjaya, Dede Mamur, membenarkan berkait adanya pemasangan spanduk tersebut. Masjid yang disebut Dede terkena imbas dari pembangunan Jalan Tol Cisumdawu itu, sarana ibadah sudah ada bangunan pengganti, namun dari pihak Tol Cisumdawu belum digantirugi.

Baca Juga  Banjir Rutinan, Kembali Bikin Macet Jalan Raya Bandung-Garut

“Sarana ibadah sudah ada tempat di atas masjid tersebut. Hanya mungkin posisinya belum ada penggantian dari pihak tol, kemungkinan itu yang jadi resah di warga. Penyegelan atau pemasangan spanduk,” ujar Dede saat dikonfirmasi SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya.

Dikatakan dia, tak hanya masjid balai desa yang sudah terkenda dampak hingga saat ini belum ada penggantian. Walaupun sebut Dede, pihaknya sudah menempati tempat yang baru. Relokasi dan pembangunan ke tempat yang baru itu sebut dia, terpaksa menggunakan dana Sapras.

“Tiga periode Sapras kami jadikan untuk pembuatan bangunan kantor desa, dan insyaallah kalau nanti sudah turun penggantian dari Tol, penggantian balai desa akan kami gunakan untuk pembenahan lingkungan kantor desa,” jelas dia.

Baca Juga  Sumedang kekurangan tempat tidur pasien rawat inap

Lebih lanjut dia membeberkan sejumlah aset desa pun ternyata belum mendapat ganti rugi oleh pihak Tol Cisumdawu. “Pertama kantor desa, pemakaman umum, sawah desa, lapang sepakbola dan sekarang sedang tahapan proses dengan masjid itu mungkin,” ungkapnya.

Hanya saja Dede tak mengetahui berapa nilai yang didapatkan dari ganti rugi tersebut. “Kalau keuangan kami belum tahu. Hanya kalau dilihat dari jumlah luas cuman 7.048 meter persegi yang kena, yang masih belum dibayar itu hanya asset desa, belum termasuk masjid. Kalau masjid dengan pihak DKM,” imbuh dia. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Dony Minta Zakat Harus Bisa Menyelesaikan Masalah Kemiskinan
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumedang menggelar gebyar vaksinasi Covid-19 tahap ke-2, bertempat di Gedung Graha Insun Medal (GIM). Jumat, 27 Agustus 2021.

SUMEDANG

Peringati HUT ke-48, KNPI Kabupaten Sumedang Gelar Gebyar Vaksinasi Covid-19

SUMEDANG

Rd. Lucky : Kirab Pusaka, Upaya Menjaga dan Lestarikan Tradisi

OLAHRAGA

Dubes Perancis temui Menpora, ini yang mereka tawarkan

Bandung Raya

Jalan Pasteur, Kota Bandung dikepung banjir

Pilihan Redaksi

Yana: Menangkan Mang Eka-Agung, Kudu Sinergis dengan Masyarakat

Pilihan Redaksi

Tatang Jadi Ketua RW Terpilih Dusun Kareumbi

Pilihan Redaksi

Doamu Esa, Angin Perubahan untuk Sumedang Simpati