Home / FEATURE & OPINI

Rabu, 15 April 2020 - 22:50 WIB

Belum PSBB Pedagang Asongan Warga Sumedang Ini Belum Dapat Bantuan

 Muchtar, warga Panyirapan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang asongan di Terminal Ciakar Sumedang. Mengeluh dengan kondisi perekonomian saat ini.

MUCHTAR, WARGA PANYIRAPAN, DESA MEKARJAYA, KECAMATAN SUMEDANG UTARA, YANG KESEHARIANNYA BERPROFESI SEBAGAI TUKANG ASONGAN DI TERMINAL CIAKAR SUMEDANG. MENGELUH DENGAN KONDISI PEREKONOMIAN SAAT INI. MUCHTAR, WARGA PANYIRAPAN, DESA MEKARJAYA, KECAMATAN SUMEDANG UTARA, YANG KESEHARIANNYA BERPROFESI SEBAGAI TUKANG ASONGAN DI TERMINAL CIAKAR SUMEDANG. MENGELUH DENGAN KONDISI PEREKONOMIAN SAAT INI.: Muchtar, warga Panyirapan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang asongan di Terminal Ciakar Sumedang. Mengeluh dengan kondisi perekonomian saat ini.


SUMEDANG.ONLINE – Muchtar, warga Panyirapan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang asongan di Terminal Ciakar Sumedang. Mengeluh dengan kondisi perekonomian saat ini.

Saat ditemui SUMEDANG ONLINE pria yang mengenakan topi hitam itu menyebutkan belum pernah mendapatkan bantuan. Meski selama ini dia mendengar informasi pemerintah telah menyiapkan berbagai bantuan untuk warga miskin baru.

“Belum pernah menerima bantuan. Kalau mendengar ada bantuan dari Pusat, dari Pak Jokowi sudah pernah dengan, tapi sampai saat ini belum dapat. Tidak tahu apakah sudah cair atau belum,” ujar Muchtar.

Baca Juga  Optimalkan Pengawasan Medsos

Saat ditanya apa harapan ke Pemerintah Kabupaten Sumedang, yang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 22 April mendatang. Dirinya hanya menghela nafas panjang, dan menyebutkan bingung harus bicara apa.

“Bingung …,” ungkapnya singkat.

Yang jelas sebut Muchtar, selama ini pendapatannya menurun drastis. Jika pada situasi normal dia bisa meraup pendapatan bruto antara Rp200-300 ribu untuk nafkah anak dan istrinya di rumah. Maka pada saat ini setelha wabah Corona dan adanya sejumlah pembatasan, dirinya hanya mendapatkan antara Rp20-50 ribu sehari.

Baca Juga  GERENTES JATIGEDE

Kemungkinan harapan Muchtar di tengah kebingungannya itu, berharap bantuan yang diturunkan pemerintah tepat sasaran. Seperti pada dirinya dan warga lainnya yang senasib. Semoga saja. *IWAN RAHMAT*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

FEATURE & OPINI

Ari Hirup Teh Kudu Jeung HURIP na

FEATURE & OPINI

Sistem Zonasi, Ciptakan Sekolah Tidak Favorit Pada Waktunya

FEATURE & OPINI

Tukang Surabi, Ber-omzet Rp 200 ribu

FEATURE & OPINI

Data Gakin, Nggak Yakin

FEATURE & OPINI

Alun-alun Sumedang di Masa Silam (Bagian 1)

FEATURE & OPINI

Gunung Es, Seks Bebas, dan Pernikahan

FEATURE & OPINI

Penguatan Peran Regulatory, Pembinaan & Pengawasan Pemerintah Kabupaten Sumedang Dalam Pengelolaan Dana Desa

FEATURE & OPINI

Hiburan Pilkada