Home / Nasional

Selasa, 14 April 2020 - 00:11 WIB

Padat Karya Skenario Andalan PUPR Pulihkan Ekonomi

Menteri PUPR, Basuki di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin, 13 April 2020.

MENTERI PUPR, BASUKI DI MEDIA CENTER GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19, GRAHA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB), JAKARTA, SENIN, 13 APRIL 2020. MENTERI PUPR, BASUKI DI MEDIA CENTER GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19, GRAHA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA (BNPB), JAKARTA, SENIN, 13 APRIL 2020.: Menteri PUPR, Basuki di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin, 13 April 2020.


SUMEDANG.ONLINE, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang merupakan anggota dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 segera melaksanakan Padat Karya Tunai, sebagai bagian dari skenario untuk pemulihan ekonomi dan pembangunan pedesaan di tengah pandemi COVID-19.

Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono mengatakan bahwa Padat Karya Tunai tersebut juga dilakukan untuk mempertahankan daya beli masyarakat di pedesaaan.

”Terutama ditujukan untuk mempertahankan daya beli masyarakat di pedesaan. Jadi mendistribusikan uang pembangunan ke desa-desa,’ kata Menteri PUPR, Basuki di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin, 13 April 2020.

Basuki juga menjelaskan bahwa Padat Karya Tunai ini adalah upaya memberikan pekerjaan kepada masyarakat desa dengan tidak menggunakan teknologi dalam pelaksanaannya.

Terkait adanya anjuran Pemerintah tentang physical distancing, sebagai upaya memutus rantai penularan COVID-19, Menteri Basuki yakin bahwa dalam pelaksanaannya akan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mengurangi jumlah pekerja dengan pengaturan jadwal agar dapat merata dan selesai dengan baik.

Baca Juga  Yu Ikutan Lomba Swafoto #BanggaBerbatik

“Masih bisa dilaksanakan, karena kita masih memanfaatkan atau menggunakan protokol kesehatan, jadi seperti perbaikan irigasi kecil yang biasanya dilakukan oleh 76-80 orang, ini kita bagi dua, 40 orang, tapi kita schedule dulu, seminggu, seminggu, seminggu. Yang tadinya dikerjakan 2 bulan, mungkin nanti bisa menjadi 3 bulan,” tegas Basuki.

Menyinggung mengenai upah, Basuki juga mengatakan bahwa para pekerja akan meneripa upah per minggu seperti yang sudah sering dilakukan di pedesaan.

“Ini semua dibayar mingguan, seperti yang yang biasa terjadi di pedesaan. Di pedesaan ada yang kamisan ada yang mingguan,” jelas Basuki.

Baca Juga  Pekan Ini, Tidak Ada Lagi Zona Merah di Jabar, 17 Kabupaten Masuk Zona Kuning

Perlu diketahui bahwa dalam rangka melaksanakan Padat Karya Tunai, Kementerian PUPR telah menyiapkan anggaran senilai kurang lebih Rp10 triliun dari total realokasi anggaran tahun 2020 senilai Rp36,19 triliun.

Demi melancarkan program tersebut, Kementerian PUPR juga telah bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri untuk menjaring Tenaga Kerja Indonesia yang baru pulang dari Malaysia atau negara lain untuk selanjutnya dapat meneruskan roda perekonomian dan pembangunan di desa masing-masing.

“Padat Karya ini di daerah-daerah yang kami sudah bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri yang PMI baru pulang dari Malaysia kita indentifikasi dari mana asalnya, kita siapkan program Padat Karya, sehingga nanti mereka di desa setelah isolasi mandiri, bisa bekerja di Padat Karya yang sudah kita siapkan,” pungkas Menteri Basuki. *JULI*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Nasional

Nurhasan: Darurat Keselamatan Kerja Projek Infrastruktur Nasional
Gubernur Jawa Barat saat menyerahkan Bantuan dari Provinsi Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Nasional

Telur Rusak Bansos Jabar Telah Diganti

Nasional

PKD PMII: Reaktualisasi Nilai-Nilai Sumpah Pemuda
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto melalui keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (16/4).

Nasional

Total Kasus Sembuh di Indonesia Menjadi 548 Orang

Nasional

Banjir Kahatex, pengendara disarankan menggunakan jalur Simpang
Jabar Bergerak membagikan nasi kotak dan air mineral kepada warga yang membutuhkan dan pengemudi ojek online (ojol) di Pintu Barat Gedung Pakuan, Kota Bandung. Selain itu, ia juga membagikan masker kepada warga yang datang tanpa masker.

Nasional

Jabar Bergerak Dirikan Posko Makan Siang Gratis

Nasional

Jumlah Petugas Lapas di Jabar Masih Minim
Aa Gym dan Ridwan Kamil melihat Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat di Gedung Sate. Foto: Antara

Nasional

Aa Gym: Pandemi Covid 19 Berakhir Bila Masyarakat Dispilin