Pilihan Redaksi, Politik

KPU Sumedang Gelar Webbinar Strategi Pemberdayaan Perempuan

Penulis: IWAN RAHMAT | Editor: Admin
Wakil Ketua DPRD Sumedang, Titus Diah saat mengikuti kegiatan webbinar dengan tema "Strategi Pemberdayaan Perempuan dalam Rangka Peningkatan Affirmative Action" yang diselenggarakan oleh KPU Sumedang. Senin, 8 Juni 2020.
Wakil Ketua DPRD Sumedang, Titus Diah saat mengikuti kegiatan webbinar dengan tema "Strategi Pemberdayaan Perempuan dalam Rangka Peningkatan Affirmative Action" yang diselenggarakan oleh KPU Sumedang. Senin, 8 Juni 2020. | FOTO: ISTIMEWA

SUMEDANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan webbinar melalui aplikasi zoom. Senin, 8 Juni 2020.

Tema yang diangkat dalam program tersebut yakni “Strategi Pemberdayaan Perempuan dalam Rangka Peningkatan Affirmative Action”. Sebagai narasumber diantaranya Titus Diah selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang dan Eni Sumarni selaku Anggota DPD RI. Pemantik diskusi Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi dan Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rif’an dengan moderator Vera Suciati.

Usai acara berlangsung Titus Diah memberikan apresiasi terhadap pihak penyelenggara, karena menurut pandangannya kesetaraan gender memang sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Dan di sini saya memotivasi pada kaum perempuan, bahwa dengan kelemahan kita. Kita tunjukan ada sebuah kekuatan di antara perempuan-perempuan,” ujarnya.

Baca Juga  Tinggi Muka Air Jatigede Sumedang Sudah Tembus 256,5 mdpl

Keberanian perempuan tampil tersebut ditunjukan Titus dengan mampu bersaing dalam perhelatan Pemilihan Legislatif sehingga dirinya dapat terpilih dan saat ini menjadi wakil Ketua DPRD Sumedang.

“Meski pun kita belum bisa setara dengan kaum laki-laki, minimal sekarang kita sudah tampil seorang perempuan di Kabupaten Sumedang. Dan bagaimana mendedikasikan diri untuk berkiprah di Bidang Ekonomi Sosial,” jelasnya.

Kkedepanya menurut Titus, guna mendorong peran aktif perempuan untuk menjadi anggota legislatif termasuk juga bagaimana pemberdayaan perempuan baik menjadi kaderisasi atau pun pimpinan di orgnasisasi politik.

Baca Juga  Masih Kekurangan, RSUD Sumedang Ajukan 6 Ribu Rapid Test ke Provinsi

“Juga bagaimana peran serta politik menempatkan gender, kesetaraan perempuan dipartai politiknya. Bagaimana peran serta perempuan dipandang oleh para kaum laki-laki. Bagaimana peran serta perempuan untuk menjadi pendongkrak di dalam kesejahteraan masyarakat maupun keluarga,” jelas dia. *IWAN RAHMAT*

Tinggalkan Balasan