Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 7 Nov 2021 15:37 WIB ·

Satu Set Alat Gamelan Parakan Salak Sari Oneng Diambil Ahli Waris dari Museum Geusan Ulun Sumedang

REPORTER: REDAKSI | EDITOR: REDAKSI

Satu set alat musik jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng diambil oleh Made yang merupakan ahli waris dari  Dalem R.A.A. Surya Danu Ningrat (Bupati Sukabumi pada Jaman Belanda) dari Gedung Gamelan Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang. Ahad, 7 November 2021.

HO. HUMAS POLRES SUMEDANG DIAMBIL AHLI WARIS: Satu set alat musik jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng diambil oleh Made yang merupakan ahli waris dari Dalem R.A.A. Surya Danu Ningrat (Bupati Sukabumi pada Jaman Belanda) dari Gedung Gamelan Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang. Ahad, 7 November 2021.

SUMEDANGONLINE, Sumedang: Satu set alat musik jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng diambil oleh Made yang merupakan ahli waris dari  Dalem R.A.A. Surya Danu Ningrat (Bupati Sukabumi pada Jaman Belanda) dari Gedung Gamelan Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang. Ahad, 7 November 2021.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Dedi Juhana dalam keterangan tertulisnya pada SUMEDANG ONLINE menyebutkan saat pengambilan Made didampingi Ketua Yayasan Pangeran Sumedang (YPS), Muhammad Alex dan Rahmat selaku Anggota YPS.

“Pengambilan satu set gamelan Parakan Salak Sari Oneng itu diambil pada hari Minggu, 7 November 2021 sekira pukul 07.30 WIB di Gedung Gamelan Musium Prabu Geusan Ulun Sumedang Jalan Prabu Geusan Ulun Nomor 36 Keluran Regol Wetan Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang,” ujar AKP Dedi Juhana dalam keterangannya.

Pada saat peristiwa pengambilan sempat diimbau Ketua Paguyuban Seni dan Budaya, Frety agar pihak ahliwaris membuat surat secara resmi kepada pihak Museum dengan maksud tertib administrasi, sayangnya imbauan tersebut tidak dihiraukan.

Pengambilan satu set Gamelan tersebut selain oleh ahliwaris dan Ketua YPS dibantu juga didampingi Masyarakat Adat Guriang Tujuh dengan menggunakan tiga unit kendaraan roda enam jenis truk engkel.

Baca Juga  Hadirkan Layanan Canting Drive Thru, Teraskita Hotel Jakarta Terus Berinovasi Tanpa Batas

Dikatakan Dedi, asal-usul Gamelan Parakan Salak Sari Oneng, menurut keterangan Raden Lucky Djohari Soemawilaga, pewaris Kraton Sumedang Larang bahwa gamelan tersebut adalah milik Keluarga Hoel Belanda yang merupakan Residen Kewilayahan Sukabumi. Setelah Belanda pergi dari Indonesia karena Jepang yang menjajah Indonesia, kemudian Gamelan tersebut diserahkan ke Dalem R.A.A. Surya Danu Ningrat (Bupati Sukabumi pada Jaman Belanda), pada tahun 1975 oleh Ahliwaris Dalem R.A.A. Surya Danu Ningrat Gamelan tersebut dititipkan di Musiun Prabu Geusan Ulun Sumedang.

Bahkan hingga saat ini pihak YNWPS (Yayasan Nazir Wakaf Pangeran Sumedang) tidak mengetahui dibawanya kemana Gamelan Parakan Salak Sari Oneng tersebut.

Disebutkan Dedi, permasalahan pengambilan satu set alat musik jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng disinyalir merupakan permasalahan internal keluarga antara YNWPS dengan YPS yang melibatkan ahliwaris dari DALEM R.A.A. SURYA DANU NINGRAT, namun tidak adanya surat secara resmi pengambilan Gamelan tersebut kepada pihak YNWPS selaku pengelola Wakaf Pangeran Sumedang. Padahal sebut dia, Gamelan Parakan Salak Sari Oneng merupakan Cagar Budaya / Warisan Budaya dan sebagai icon Musium Prabu Geusan Ulun Sumedang, sehingga keberadaannya dilindungi oleh Undang – Undang.

Baca Juga  Kunjungi Desa Kadakajaya, Erwan Bagikan Sembako pada Lansia

Dikonfirmasi secara terpisah Humas YNWPS, Asep Sulaiman Fadil membenarkan tentang adanya pengambilan satu set alat musik jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng. Pihak YNWPS pun tidak terlalu mempermasalahkan hal itu karena secara de juro maupun de facto memang surat-surat hibahnya ditujukan untuk YPS. Apalagi sebut Asep, gamelan tersebut bukan termasuk wincikan wakaf yang sudah terdaftar di YNWPS.

“Pada dasarnya itu bukan dari wincikan wakaf, itu hibah. Pada dasarnya saya, kang Lucky, semua kasepuhan juga memang itu sudah akan diambil oleh pihak keluarga. Namun saat itu Pemerintah Sumedang meminta untuk ditahan dulu, karena ini sudah menjadi icon Sumedang,” jelasnya.

Hanya saja sebut Asep, mereka tidak sepaham dengan cara pengambilan gamelan tersebut yang tidak elegan. “Kalau kedudukan benda tersebut itu betul, seperti yang saya utarakan tadi, tapi proses pengambilannya itu sangat tidak ketimuran,” imbuhnya. ***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 130 kali

Baca Lainnya

Bupati dan Ketum Pusat Hadiri Pelantikan Koordinator Hamida Kabupaten Sumedang

29 November 2021 - 22:05 WIB

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

29 November 2021 - 21:52 WIB

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke-50 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang di Liga 3 Seri 1 Group A

29 November 2021 - 19:17 WIB

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang

Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany Kini Jadi Komandan Batalyon Infantri Yonif Raider 301/PKS

26 November 2021 - 13:14 WIB

Jabatan Komandan Batalyon Infantri Raider 301/Prabu Kian Santang resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Wahyu Alfian Arisandi ke Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. Upacara serah terima jabatan dipimpin KASBRIG 15 Kujang/II Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Imam Wicaksana di Lapangan Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang Sumedang Jawa Barat. Selasa, 24 November 2021.

Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

26 November 2021 - 13:04 WIB

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.

Sambil Menangis Yana ‘Cadas Pangeran’ Sampaikan Permohonan Maaf pada Masyarakat

22 November 2021 - 12:15 WIB

Yana Supriatna, saat menyampaikan permohonan maaf di Mapolres Sumedang. Senin, 22 November 2021.
Trending di SUMEDANG