SUMEDANG

Tanpa Biaya Miliaran, Kompepar Golempang Bangun Landasan Pacu Paralayang

Penulis: IGUN GUNAWAN | Editor: Redaksi
Alat berat yang digunakan untuk meratakan kawasan pacu paralayang di Puncak Gunung Golempang, Desa Darmaraja, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.
Alat berat yang digunakan untuk meratakan kawasan pacu paralayang di Puncak Gunung Golempang, Desa Darmaraja, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang. | FOTO: Via Kompepar Golempang

SUMEDANGONLINE, Darmaraja: Kompepar Puncak Gunung Golempang terus melakukan inovasi, salahsatunya dengan perbaikan kawasan untuk landasan pacu paralayang.

Rencananya menurut Andri Mulyadi selaku Humas Kompepar Puncak Golempang mereka merencanakan agar bisa terbang minimalnya untuk dua parasut.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Hasil setelah jadi diratakan tanahnya, itu bisa dipakai dua parasut, yaitu untuk ukuran 20 meter lebar panjang 60 meter,” ujar Andri Muladi pada SUMEDANGONLINE. Senin, 17 Januari 2022.

Uniknya, landasan pacu untuk paralayang itu dikerjakan sendiri oleh mereka yang tergabung dalam Kompepar Puncak Gunung Golempang. Dan sejauh ini, untuk pembangunan landasan pacu tersebut belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

Baca Juga  Warga Perum Asabri Tuntut Realisasi Perjanjian dari Pengembang Perum MPP

“Kalau untuk landasan pacunya belum. Kemarin memang kita mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumedang dan itu diperuntukkan untuk fasiltas MCK para pengunjung. Mudah-mudahan dengan adanya aksi nyata dari anak-anak Kompepar Puncak Gunung Golempang ini. Pemerintah dapat kembali mengucurkan bantuan,” imbuh Andri.

Apalagi sebut Andri, apabila mereka mendapat bantuan hingga miliaran rupiah tentu dapat menata kawasan tersebut dengan baik. “Hanya dengan modal swadaya, dan keinginan yang keras untuk dapat membuat sebuah objek daya tarik wisata kita terus berusaha mewujudkannya. Dan Alhamdulillah, sedikit demi sedikit mulai terlihat hasilnya, jalan mulai dibuka, terus sekarang ada landasan pacu, terus kita juga melakukan penataan untuk kawasan swafotonya juga,” bebernya.

Baca Juga  OKL, Polres Sumedang Siapkan 734 Personel

Andri sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk perataan landasan pacu paralayang agar lebih memadai termasuk juga pemasangan rumput. “Kalau tidak ada bantuan darimanapun, kita Kompepar akan memanfaatkan rumput yang ada di Golempang, di jarian lah. Untuk penataan yang sudah di beckho, ditata, kemudian dikasih rumput. Inginnya sih dikasih paranet setelah ditanam rumput, tapi paranetkan tidak bisa dibeli dengan dongeng, harus ada uang. Mudah-mudahan saja ada rezekinya,” ucapnya optimistis.

Sebagai informasi Sang Pribaya yang merupakan salahsatu atlet PON Jawa Barat asal Kabupaten Sumedang, sempat menjajal lokasi ini. Bahkan mereka menyebutkan lokasi tersebut, laik untuk dijadikan lokasi latihan karena dari sisi thermal dan keamanan sangat mendukung.

Baca Juga  Direktur LSM Instan Apresiasi Rencana Pembangunan Menara Kujang Sapasang

Sementara untuk lokasi landing disebutkan Andri, untuk sementara mereka mendapat lahan pinjaman dari Agung Tani. “Dia akan membuka usaha café, kedai di tempat landing di dekat Puskesmas Darmaraja. Hanya saja lokasinya kurang cocok untuk pendaratan karena takut over ke jalan raya. Selain itu kita belum ada lagi alternative, kecuali kalau ada dana. Kita membeli untuk pembebasan lahan,” ungkapnya.

Jika sudah ada landing sebut Andri, menurut atlet yang sudah berlatih di Golempang, tempat tersebut laik untuk dijadikan tempat kejuaraan tingkat dunia. ***

Tinggalkan Balasan