SUMEDANGONLINE: Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sumedang melaksanakan kegiatan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser angkatan IV. Kegiatan diklatsar dilaksanakan selama tiga hari dari Jumat-Ahad (11-13 November 2016) di lokasi obyek perkemahan Panenjoan Kecamatan Rancangan Kabupaten Sumedang.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumedang H Sa’dulloh memberikan wejangan kepada seluruh peserta bahwa tingginya derajat ilmu yang dimiliki oleh seseorang tidak bisa dilihat dari cara berpakaiannya, tapi lihatlah akhlaknya.
“Coba perhatikan cara berpakaian ulama-ulama Nahdlatul Ulama. Terkadang mereka suka memakai peci yang lusuh, baju penuh bolong karena sekar rokok, bersarung atau bercelana dengan harga yang murah meriah. Penampilannya penuh dengan kesederhanaan. Walaupun sederhana tapi tutur kata yang keluar dari lisannya selalu menyejukkan. Akhlak keseharian yang ditunjukkan suka menjadi teladan bagi masyarakat. Hal seperti inilah yang harus dijadikan contoh oleh anggota banser,” kata H Sa’dulloh dalam siaran pers yang diterima redaksi.
Contoh tersebut, kata dia, bukanberarti banser tidak boleh gagah dalam berpakaian. Pakaian apapun yang dikenakan, tetap harus berprilaku dengan akhlak yang baik. “Jangan mentang-mentang sudah menjadi anggota banser, pakaian gagah, terus dengan seenaknya bersikap arogan. Kita harus tetap santun dan tegas dalam betindak baik dalam menjaga ulama dan negara,” tutur H Sa’dulloh.
Anggota Banser juga harus segala bisa agar mampu menghadapi tantangan global yang semakin deras menyerang integritas bangsa Indonesia, kata H Sa’dulloh. Mempertahankan NKRI sudah harga mati. Jihad banser dalam membela NKRI saat ini harus dilakukan juga dalam pengembangan lembaga pendidikan. Kader banser harus cakap dalam melahirkan anak bangsa yang mencintai negaranya.
Sementara kepala satkorcab Banser Sumedang Dadan Khoerudin memaparkan kegiatan diklatsar saat ini mengambil tema “Membangun Disiplin Organisasi Berbasis Kader “. Sekitar 40 calon Banser ini akan kami gembleng dan kami siapkan untuk menjadi kader yang benar-benar menjadi kader militan.
Walaupun acara pembukaan Diklatsar ini sempat terhambat karena masalah cuaca hujan namun ini tidak menjadi masalah yang berarti bagi kami, justru ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi calon-calon pemimpin masa depan yang akan di lahirkan melalui diklatsar ini. Inilah ikhtiar dan bukti kami dalam mencintai negeri ini, pungkas Dadan. (Ayi Abdul Kohar)
Banser diminta mampu menghadapi tantangan global

Rekomendasi untuk kamu

[DESK] Setelah melalui beberapa kota/kabupaten, kirab Resolusi Jihad Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat,…

[DESK] Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang beserta pengurus badan otonom, lembaga, dan pengurus…

SUMEDANG: Menyikapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di generasi millennial, warga Nahdlatul Ulama diminta untuk…

SUMEDANG – Beberapa hari menjelang Hari Santri Nasional (HSN), Pimpinan Cabang (PC) Jam’iyyah Qurra wal…

SUMEDANG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang menggelar ngaji sejarah dan nonton bareng…

SUMEDANG: Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh Annahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Sumedang melalui sayap organisasinya Majelis Nurul Burhan…

SUMEDANGONLINE – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumedang memberikan intruksi kepada semua warga NU untuk…
SUMEDANGONLINE — Pembukaan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) tingkat Kabupaten Sumedang secara resmi…








