Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Selasa, 31 Maret 2020 - 11:31 WIB

Gubernur Jabar Izinkan Daerah untuk Lakukan Karantina Wilayah Parsial

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil


SUMEDANG.ONLINE, KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengizinkan kepala daerah 27 kabupaten/kota lakukan Karantina Wilayah Parsial (KWP) atau penutupan wilayah untuk tingkat RT, RW, desa, kelurahan, hingga tkecamatan, jika terdapat penyebaran COVID-19 yang cukup masif.

“Saya sudah memberikan izin kepada kota/kabupaten untuk melakukan karantina wilayah parsial bila situasinya memburuk, jadi tidak ada istilah lockdown tapi gunakan kata karantina wilayah parsial,” kata Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (30/3/20).

Sementara karantina parsial dalam skala kota, kabupaten, maupun provinsi harus dilakukan atas izin Presiden Republik Indonesia (RI) sesuai Undang-Undang (UU) No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Karantina parsial tidak boleh di level kota, kabupaten, atau provinsi tanpa seizin presiden. Yang dibolehkan adalah karantina parsial jadi menutup sebuah RT, RW, desa, atau kelurahan hingga maksimal kecamatan, diperbolehkan jika daerah itu memberikan situasi ada penyebaran yang cukup masif,” tutur Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Baca Juga  Mendes PDTT Minta Kades dan Relawan Pantau Warga Terdampak Covid-19

Kang Emil pun menegaskan, apabila KWP di tingkat RT, RW, desa, atau kelurahan hingga maksimal kecamatan dilakukan, maka tidak boleh ada pergerakan massa kecuali untuk dua hal yaitu pergerakan logistik dan kesehatan.

“Jadi kalau ada satu desa yang ditutup, semua tidak boleh ada yang kemana-mana kecuali untuk urusan jual beli pangan atau emergency kesehatan. Untuk pendistribusian pangan diserahkan kepada kepala daerah masing-masing, termasuk (skenario) terburuk disiapkan dapur umum,” kata Kang Emil.

Jabar sendiri saat ini tengah melakukan simulasi KWP di salah satu kecamatan di Kota Sukabumi karena terdapat lonjakan orang positif COVID-19 dari hasil rapid test.

Dari 22 rapid test yang dilakukan di 27 kabupaten/kota se-Jabar itu, terdapat 300 orang yang dinyatakan positif virus SARS-CoV-2 dan paling banyak berasal dari Kota Sukabumi.

Kang Emil memastikan, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar akan kembali melakukan tes kedua menggunakan swab metode Polymerase Chain Reaction (PCR) kepada 300 orang tersebut.

Baca Juga  Selain Bupati Sumedang, Gubernur Jabar Juga Dicatut Namanya Oleh Penipu Modus Proposal Pembangunan Rumah Ibadah

“Mereka akan dites kedua menggunakan PCR atau swab untuk lebih memastikan jangan sampai ada yang false positive, jadi (300-an orang) ini belum bisa kita laporkan ke pemerintah pusat,” ujar Kang Emil.

“Dan paling besar, diluar dugaan kami paling banyak yaitu ada di Kota Sukabumi, dari seluruh kota/kabupaten di Jabar. Inilah pentingnya rapid test jadi ketahuan peta persebarannya,” tambahnya.

Adapun dari data Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (PIKOBAR) hingga Senin (30/3) pukul 18:30 WIB, terdapat 149 orang positif COVID-19 di Jabar. Selain itu, terdapat 660 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih dalam proses pengawasan serta 5.293 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terus dipantau.

“Kami paling masif melakukan rapid test. Sebanyak lebih dari 22 ribu alat rapid test sudah disebar ke 27 daerah dan masih terus berlangsung (tes). Dari 22 ribu itu dilakukan tes secara door to door di fasilitas kesehatan dan drive-thru,” kata Kang Emil. *HUMAS JABAR*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Libatkan 14 Dokter Spesialis

Pilihan Redaksi

Kodim 0610 Sumedang Tanam 80 Ribu Bibit Pohon
Juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Sumedang, Nela Megalita menyebutkan jika Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang mencapai 82,69 Persen. Data tersebut tercatat hingga pukul 14.00, Kamis (8/7/2021).

Pilihan Redaksi

BOR RSUD Sumedang Capai 82,69 Persen, Satgas Covid -19 Siapkan Skenario Distribusi Pasien

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Wabup serahkan kompensasi jabatan untuk desa terhapus

Pilihan Redaksi

Cegah Covid 19, Kades di Sumedang Serentak Bagikan Handsanitizer

Pilihan Redaksi

Tiga Paket APK dan BK Diserahkan ke Tim Kampanye Paslon
Bupati Sumedang dan rombongannya melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan dan pembukaan operasional bioskop XXI Asia Plaza Sumedang, Jumat 21 Mei 2021.

Pilihan Redaksi

Bioskop di Sumedang Mulai Buka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Pilihan Redaksi

Polres Sumedang Gelar Nobar Film “22 Menit”