Home / FEATURE & OPINI

Rabu, 15 April 2020 - 21:34 WIB

#LawanCorona Pakar BNPB: Masker Kain Sebaiknya Dipakai Maksimal Empat Jam

PAKAR gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam acara sosialisasi pedoman standar alat pelindung diri (APD) dan jenis-jenis tes COVID-19 di Indonesia yang dipantau melalui siaran streaming akun YouTube resmi BNPB, Rabu (15/4).

PAKAR GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 WIKU ADISASMITO DALAM ACARA SOSIALISASI PEDOMAN STANDAR ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DAN JENIS-JENIS TES COVID-19 DI INDONESIA YANG DIPANTAU MELALUI SIARAN STREAMING AKUN YOUTUBE RESMI BNPB, RABU (15/4). PAKAR GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 WIKU ADISASMITO DALAM ACARA SOSIALISASI PEDOMAN STANDAR ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DAN JENIS-JENIS TES COVID-19 DI INDONESIA YANG DIPANTAU MELALUI SIARAN STREAMING AKUN YOUTUBE RESMI BNPB, RABU (15/4).: PAKAR gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam acara sosialisasi pedoman standar alat pelindung diri (APD) dan jenis-jenis tes COVID-19 di Indonesia yang dipantau melalui siaran streaming akun YouTube resmi BNPB, Rabu (15/4).


SUMEDANG.ONLINE, JAKARTA – Pakar gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengingatkan bahwa penggunaan masker kain adalah empat jam.

”Masker kain bagi orang yang sehat maksimal dipakai tiga sampai empat jam, setelah itu harus diganti,” kata Wiku dalam acara sosialisasi pedoman standar alat pelindung diri (APD) dan jenis-jenis tes COVID-19 di Indonesia yang dipantau melalui siaran streaming akun YouTube resmi BNPB, Rabu (15/4).

Wiku kemudian mempraktikkan cara melepas masker kain penutup hidung dan mulut yang tepat.

Pertama-tama ia melepas pengait masker di telinga kanan dengan tangan kanan, kemudian melepas pengait masker di telinga kiri dengan tangan kiri. Berikutnya ia memasukkan masker itu ke dalam kantung plastik untuk kemudian dapat dicuci dan dipakai kembali.

Baca Juga  Kabupaten Sumedang dari masa ke masa

Setelah membuka masker dan menyimpannya ke dalam kantung plastik, Wiku tidak luput mengingatkan agar setelah proses tersebut selesai dilakukan, maka proses berikutnya adalah mencuci tangan dengan air dan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Bagi orang-orang yang berada di luar rumah di, Wiku mengajak agar masyarakat saling mengingatkan pentingnya penggunaan masker. Baik bagi orang yang sehat, maupun bagi orang yang kurang sehat atau memiliki gejala COVID-19.

“Kita memakai masker untuk melindungi orang lain. Siapa tahu kita terinfeksi COVID-19 tapi tidak memiliki gejala. Jadi pakai masker supaya orang lain tidak tertular,” tutur Miku.

Baca Juga  Mesin Perontok Gabah Buatan SMKN1 Sumedang (1)

“Bagi orang yang belum memakai masker saat berada di luar rumah, kita dapat mengajak mereka atau bahkan memberikan masker bersih,” tambahnya.

Masker sempat menjadi barang langka di pasaran setelah pemerintah mengumumkan kasus positif COVID-19 pertama. Meski saat ini masker telah dapat kembali diperoleh dengan mudah, namun Miku mengatakan benda itu dapat dibuat sendiri di rumah masing-masing.

Syarat minimal masker kain yang direkomendasikan Wiku adalah berbahan katun, menggunakan tiga lapis kain, kemudian disesuaikan dengan bentuk wajah.

“Yang penting adalah menutup dagu, mulut, sampai pipi” paparnya. *JULI*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

FEATURE & OPINI

Perajin Suling, Kebanjiran Order
Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, didaulat menjadi saksi pernikahan pasangan Koswara (27) dari Tanjungkerta dan Imas Ratnasari (24) dari Cipancar. Pernikahan tersebut berlangsungd Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang. Selasa, 9 Juni 2020.

FEATURE & OPINI

Wabup Sumedang Didaulat Jadi Saksi Pernikahan di MPP

FEATURE & OPINI

Tantangan dan Harapan Bagi Dony Ahmad Munir-Erwan Setiawan

FEATURE & OPINI

Pertaruhkan Nyawa Demi Kebut Infrastruktur
Drg. H. RAHMAT JULIADI, M.HKes

FEATURE & OPINI

Diskresi Daerah Yang Cukup Berani Namun Berisiko Tinggi!
Telkom University bekerjasama dengan para civitasnya salah satunya adalah beberapa Dosen Industrial Design dari Fakultas Industri Kreatif berhasil membuat alat inovasi yaitu Inserta Face Mask with Replaceable Filter

FEATURE & OPINI

Inserta Replaceable Face Mask, Masker Kain Dengan ‘Pocket’ Tempat Filter Yang Dapat Diganti

FEATURE & OPINI

Ari Hirup Teh Kudu Jeung HURIP na
Kapolres Sumedang AKBP. EKO PRASETYO ROBBYANTO, S.H., S.I.K., M.P.I.C.T., M.I.S.S.

FEATURE & OPINI

Memetik Hikmah Longsor Cimanggung, Sebuah Renungan