Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Selasa, 27 Juli 2021 - 19:02 WIB

Ganjil Genap, Satgas Covid-19 Sumedang: Netizen Diminta Arif dan Bijaksana

Kendaraan yang nomor polisinya tidak sama dengan program Ganjil Genap di putar balik oleh pihak kepolisian. Penutupan jalan dan pemberlakuan ganjil genap dimulai dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021, pukul 06:00 hingga 20:00 WIB, dan setelah jam tersebut ruas jalan ditutup hinggal pukul 06:00  WIB.

HO. POLRES SUMEDANG UNTUK SUMEDANGONLINE PUTAR BALIK: Kendaraan yang nomor polisinya tidak sama dengan program Ganjil Genap di putar balik oleh pihak kepolisian. Penutupan jalan dan pemberlakuan ganjil genap dimulai dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021, pukul 06:00 hingga 20:00 WIB, dan setelah jam tersebut ruas jalan ditutup hinggal pukul 06:00 WIB.


SUMEDANG – Kepala Bidang Komunikasi Publik Satgas COVID-19 Kabupaten Sumedang, Dr. Iwa Kuswaeri menegaskan agar netizen agar bijak dan arif dalam menyikapi pemberlakuan kebijakan Ganjil Genap yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Karena sebut dia, pemerintah juga adalah bagian dari rakyat sehingga keputusan yang diambil adalah sesungguhnya untuk melindungi segenap rakyat.

“Kebijakan ini diambil dalam rangka meminimalisir mobilisasi orang sehingga ada keengganan masyarakat untuk bepergian jika tidak terlalu perlu. Alasannya kenapa, karena Sumedang saat ini termasuk Zona Merah COVID19. Jika dalam 1 minggu,  kemudian berubah lebih baik. Maka keputusan ini segera di koreksi dan disesuaikan,” ujar Iwa dalam keterangannya. Selasa, 27 Juli 2021.

Baca Juga  Angka Reproduksi Efektif di bawah 1 Terus, Tingkat Infeksi COVID-19 Jabar Terendah di Pulau Jawa

Bahkan sebut dia, Sumedang Utara dan Sumedang Selatan termasuk Kecamatan dengan tingkat risiko tertinggi. “Selain itu para ahli menyebut akan ada infeksius pada akhir Juli hingga awal Agustus jika tidak dilakukan tindakan pendisiplinan sesegera mungkin,” imbuhnya.

Baca Juga  Kabid Pemdes Sumedang Sebut Petahana Nyalon Lagi pada Pilkades Serentak 2021 Hanya Perlu Cuti

Karena itu pihaknya mengimbau masyarakat mematuhi aturan ini.  “Demi keuntungan kesehatan bersama.  Karena kebijakan yang dibuat, sudah diperhitungkan dengan seksama,  baik dan buruknya. Termasuk memperhitungkan kerugian yang paling sedikit,” tandasnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat di Markas Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kota Bandung. Selasa, 16 Juni 2020.

Pilihan Redaksi

Delapan Daerah di Jabar Akan Laksanakan Pilkada dengan AKB, Petugas Kudu Dirapid

OLAHRAGA

Perses Minta Evaluasi Kepemipinan Wasit Saat Laga Lawan Prima Con FC

Pilihan Redaksi

Hadapi Pemilu 2019, Blanko e-KTP dari Pusat Masih Terkendala
Petugas saat melakukan identifikasi korban.

Pilihan Redaksi

Korban Meninggal Akibat Longsor di Sumedang Jadi 13 Orang, Berikut Datanya
Wakil Ketua DPRD Sumedang, Titus Diah saat melakukan Reses Masa Sidang II Tahun 2020, Kamis, 2 April 2020.

SUMEDANG

Kesulitan Keuangan, UPK Diminta Berikebijakan pada Para Peminjam

Pilihan Redaksi

Sumedang Luncurkan GISA Permudah Administrasi Kependudukan

Pilihan Redaksi

Kota Kulon Canangkan Maghrib Mengaji dan Salat Subuh Berjamaah
Bupati Sumedang Dr. H.Dony Ahmad Munir, saat melakukan monitoring ke beberapa Pos Chek Point A, B dan C, mulai dari wilayah Kecamatan Tanjungkerta, Surian dan Buahdua. Jum'at, 8 Mei 2020.

SUMEDANG

Bupati Sumedang Minta Penjagaan Diperbatasan Diperketat