Home / Nasional

Kamis, 15 Juli 2021 - 15:46 WIB

Ini Syarat Mendapatkan Paket Obat Covid-19 dari Pemerintah

Obat Covid yang didistribusikan.

PMJ/YOUTUBE SETPRES OBAT COVID: Obat Covid yang didistribusikan.


SUMEDANGONLINE – Paket obat dan vitamin khusus untuk pasien Covid-19 mulai dibagikan oleh pemerintah pada Kamis (15/7/2021) ini. Sebanyak 300 paket akan dibagikan pada tahap pertama di seluruh wilayah Jawa dan Bali, dengan tiga kategori paket.

“Ada tiga jenis paket obat yang dibagikan, masing-masing untuk dikonsumsi selama tujuh hari,” ujar Presiden Joko Widodo seperti yang dikutip dalam akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (15/7/2021).

“Paket 1 berisi vitamin dan obat untuk warga dengan hasil PCR positif namun tidak bergejala atau OTG. Paket kedua, berisi vitamin dan obat untuk warga yang hasil PCRnya positif serta memiliki keluhan panas dan kehilangan indra penciuman. Paket ini membutuhkan konsultasi atau resep dokter. Lalu paket 3, beriis vitamin dan obat untuk warga positif Covid-19 dengan keluhan panas dan batuk kering, sama butuh konsultasi dokter,” lanjutnya.

Baca Juga  Ini 27 Exit Tol di Jawa Tengah yang Mulai Dibuka

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan paket obat tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memaparkan sejumlah syarat dan teknis pembagiannya, seperti berikut:

1. Pasien yang mendapatkan paket obat hanyalah yang sedang melakukan isolasi mandiri dan tercatat dalam dokumen puskesmas setempat
2. Pihak puskesmas akan melakukan triase atau pembagian pasien Covid-19 sesuai kategorinya masing-masing (orang tanpa gejala (OTG) atau orang dengan gejala (ODG) ringan.
3. Pasien Covid-19 memiliki bukti hasil tes PCR yang menyatakan reaktif atau positif.
4. Pasien Covid-19 tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga  Pemerintah Segera Umumkan Pembatalan Ribuan Perda

“Saya imbau ke masyarakat yang ada di desa, RT dan RW apabila ingin mendapatkan obat tersebut silakan sampaikan ke bidan desa atau puskesmas. Jika data sudah ada, maka Babinsa akan memberikan paket obat tersebut dengan pendampingan bidan desa atau petugas puskesmas,” jelas Hadi. ***

Sumber Berita: PMJNEWS

Share :

Baca Juga

Nasional

Hoax, Web Info KPU Jabar Di-hack

Nasional

KPID Jabar Award 2016: Nyeni, Nyakola, Nyunda, Narigama

Nasional

102 Kabupaten Siap Jalankan Prukades

Nasional

Euleuh, 3,3 juta penduduk di Jawa Barat belum memiliki KTP-el

Nasional

Breaking News: Bupati Sumedang Resmi Ditahan
Presiden saat memberikan arahan pada Rapat Terbatas. (Foto: Dokumentasi Setkab).

Nasional

Presiden: ASN, TNI/Polri, dan Pegawai BUMN Dilarang Mudik

Nasional

WTP Keenam Kali, Ketua BPK RI Serahkan Langsung LHP LKPD TA 2016 Pemprov Jabar

Nasional

Perekaman KTP-el ditarget tahun 2017 selesai