HALO POLISI

Polisi Ajak Pengusaha Wisata dan Hotel di Sumedang Taati Prokes Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Redaksi
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dan Dandim 0610 Sumedang Letkol Inf. Zaenal Mustofa saat rapat koordinasi lintas sektoral jelang Natal dan Tahun Baru di Mapolres Sumedang. Jumat, 10 Desember 2021.
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dan Dandim 0610 Sumedang Letkol Inf. Zaenal Mustofa saat rapat koordinasi lintas sektoral jelang Natal dan Tahun Baru di Mapolres Sumedang. Jumat, 10 Desember 2021. | FOTO: Istimewa Via Humas Polres

SUMEDANGONLINE, Mapolres Sumedang: Batalnya penerepanan PPKM Level-3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Polres dan Dandmin 0610 Sumedang mengundang sebanyak 34 pengusaha wisata untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19.

“Kegiatan dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pemerintah yang semula diberlakukan PPKM Level-3. Dan saat ini peraturan tersebut ditiadakan, dan untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka kami kumpulkan para pengusaha Hotel dan penguasaha tempat wisata. Sebanyak 34 pengusaha untuk diberikan pemahaman mengenai kebijakan pemerintah dan pencegahan Covid-19 serta varian baru yang saat ini sedang melanda negara lain,” ujar Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dalam keterangannya. Jumat, 10 Desember 2021.

Senada disampaikan Dandim 0610 Sumedang Letkol Inf. Zaenal Mustofa. Menurut dia Rapat Koordinasi Lintas Sektoral ini penting dilakukan untuk mencegah adanya kerumumnan yang signifikan menjelang Nataru, karena sebut dia, berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya setiap ada libur panjang terjadi lonjakan kerumunan.

Baca Juga  Perkara Tersangka Suhenda dan Roy Mahendra Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sumedang, Terancam Lima Tahun Bui

“Ketika terjadi liburan panjang, terjadi kerumunan yang signipikan. Dan berdasarkan pengalaman tahun lalu terjadi lonjakan Covid-19,” ungkap Dandim.

Karena itu sebut dia, saat ini dilaksanakan kegiatan bagaimana menyikapi dan mengantisipasi kerumunan jalang Nataru. “Negara dalam menyikapi masalah ini menyatakan perang terhadap penyakit Covid-19, untuk mengatasi melibatkan semua unsur TNI-Polri sebagai alat utamanya di didukung oleh intansi lainnya,” imbuhnya.

Intinya, sebut dia, bagaimana liburan Natal dan tahun baru tidak menyebabkan kasus Covid-19 aktif yang baru. “Bila perlu tidak ada sama sekali, dan peraturan pemerintah harus kita taati. Saya akan selalu siap mendukung pemerintah untuk mendukung pandemi Covid-19 dan kita tidak bisa berdiri sendiri harus bersinergi dan harus berkolaborasi dengan intansi terkait,” jelasnya.

Baca Juga  Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

Acara diisi dengan ikrar dari para pengusaha wisata dan pemilik hotel untuk mentaati protokol kesehatan dalam pelaksanaan natal dan tahun baru. ***

Tinggalkan Balasan