Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 20 Feb 2012 22:22 WIB ·

SMPN 9 Sumedang, Bantah Paksa Jual LKS

Reporter: Admin | Editor: Admin


 SMPN 9 Sumedang, Bantah Paksa Jual LKS Perbesar

Ilustrasi

KOTA – Menanggapi maraknya penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Sumedang, Kepala SMP Negeri 9 Sumedang melalui wakil Kepala SMP Negeri 9 Sumedang, Yana Kusyana, berkilah, pihaknya tidak menjual LKS tersebut, bahkan pihak sekolah telah menegaskan untuk tidak menjual LKS.

“Guru tidak boleh menjual LKS, kalau pun ada buku pendukung, silakan anak datang ke Koperasi, saya tidak memaksa anak harus membeli. Kalau memang ada orangtua siswa yang merasa terbebani, apakah memang anaknya ingin punya buku? karena begini kalau anak dari keluarga tidak mampu itu diberi, dari LKS, pakaian dan sebagaianya, itu diberikan,” ujarnya.

Bahkan dikatakannya selain buku LKS di SMP Negeri 9 juga ada buku dari BSM dan itu ada di Perpustakaan.

Ditanya walaupun pihak guru tidak menekankan pada siswa untuk membeli, tapi seolah-olah guru mengintruksikan untuk membeli.

“Seandainya anak punya LKS, kalau tidak punya saya suruh ikut ke yang punya LKS. Salah saya, kalau saya tidak membahas LKS padahal anak telah membelinya, padahal saya sendiri tidak tahu anak-anak telah membeli LKS, kalau pribadi saya itu tidak pernah menganjurkan untuk membeli LKS, tidak tahu kalau yang lainnya,” lanjutnya.

Ia pun menegaskan hingga saat ini pihak sekolah belum mendengar pemaksaan harus membeli LKS. Berbeda dengan yang disampaikan sumber sumedangonline, bahwa anaknya justru disuruh untuk membeli LKS tersebut oleh pihak sekolah. Bahkan orangtua tersebut mengeluh meskipun dia seorang PNS, tapi gajinya pas-pasaan, tidak mencukupi untuk ini itu, tetapi guru ada kelebihan dari menjual LKS, kalau saya untuk memenuhi anak itu sampai pinjam ke Kosipa, jelas orang tua yang namanya minta dirahasiakan.

Menanggapi hal itu, SMPN 9 Sumedang keukeuh tidak ada paksaan dalam penjualan LKS tersebut.”Bahkan pihak sekolah menekankan, jangan sekali-kali mengeluarkan anak, gara-gara tidak punya LKS, bahkan kalau tidak punya ongkos ke sekolah tolong dibantu, agar anak tetap bisa sekolah,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Ayi: Baznas Sumedang Masih Terima Titipan Hewan Kurban

13 Juni 2024 - 18:17 WIB

Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ayi Subhan Hafas

Kemenag Sumedang Kembangkan Kampung Moderasi Beragama

13 Juni 2024 - 13:37 WIB

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Koordinasi Pengembangan Kampung Moderasi Beragama di KabupatenSumedangTahun 2024 di Aula Gedung Sarana Penunjang Pendidikan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang. Kamis, 13 Juni 2024.

Baznas dan PWRI Sumedang Luncurkan Progam Z-Smart

13 Juni 2024 - 13:29 WIB

PWRI dengan Baznas Kabupaten Sumedang meluncorkan program Z-Smart (Spiritial Motivation Fun Integrated) Pengajian Terpadu Riang Gembira di Aula Baznas Kabupaten Sumedang. Kamis, 13 Juni 2024.

Jelang Idul Adha, Baznas Sumedang Luncurkan Program Kurban Online

12 Juni 2024 - 20:24 WIB

Baznas Kabupaten Sumedang Kembali meluncurkan program kurban online jelang Idul Adha 1445 H.

Pj Bupati Sumedang Minta DPMPTSP Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

12 Juni 2024 - 19:54 WIB

Yudia Ramli selaku Pj Bupati Suedang saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang. Rabu (12/5/2024).

Kadinsos Sumedang Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional

11 Juni 2024 - 19:28 WIB

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2024 dengan tema "Lansia Sehat, Terawat, Mandiri dan Produktif" di Halaman Yayasan Handjuang Mekar Indonesia Dusun Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang. Selasa, 11 Juni 2024.
Trending di SUMEDANG