Home / FEATURE & OPINI / Pilihan Redaksi

Senin, 27 Maret 2017 - 04:52 WIB

Sampah yang tidak dirindukan

Ilustrasi

HARI-BUMI: Ilustrasi


Hari bumi Sedunia diperingati secara internasional setiap tahunnya pada 22 April. Hari Bumi pada awalnya bertujuan untuk meningkatkan apresiasi dan kesadaran manusia terhadap planet yang ditinggali oleh manusia saat ini yaitu bumi. Pertama kali ditetapkan oleh Senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson, pada 1970.
Dia adalah seorang pengajar di bidang disiplin ilmu lingkungan hidup. Pada 22 Mei sebenarnya bertepatan dengan waktu musim semi di daerah Northern Hemisphere pada belahan Bumi utara dan waktu musim gugur pada belahan Bumi selatan. United Nation (UN) atau PBB memperingati hari Bumi sedunia pada 20 Maret yang merupakan sebuah tradisi dari aktivis perdamaian John McConnell pada 1969.
Tanggal tersebut merupakan hari dimana matahari berada tepat di atas khatulistiwa atau dikenal dengan istilah Ekuinoks Maret. Saat ini hari bumi diperingati oleh 175 negara dan secara global telah dikoordinasi oleh Jaringan Hari Bumi atau Earth Day Network.
Bumi adalah planet yang dihuni oleh seluruh makhluk hidup. Bumi adalah planet yang sangat berjasa bagi kita jadi wajib bagi kita untuk menjaganya salah satunya dengan mempringati Hari Bumi Sedunia setiap 22 April tiap tahunnya. Dalam memperingati Hari Bumi Sedunia ini kita bisa membuat aksi peduli lingkungan diantaranya, dengan menanam pohon, menghemat pemakaian air bersih, mengirit energi listrik dan lainnya.
Hari bumi Sedunia bukan hanya diketahui dan diperingati oleh para aktifis peduli lingkungan saja di seluruh dunia. Di sisi lain, peringatan hari Bumi sedunia sering dianggap sebagai ajang berkumpulnya para aktivis namun minim tindak lanjut secara nyata di lapangan. Kita harus tau bahwa kerusakan lingkungan disebabkan oleh perbuatan manusia sendiri dan dampak negatifnya pun akan dirasakan oleh manusia juga.
Kesadaran manusia cenderung menurun untuk menjaga, merawat, serta melestarikan lingkungan hidup. Upaya untuk melestarikan lingkungan hidup tidak hanya tanggung jawab perorangan saja, akan tetapi tanggung jawab dari semua pihak yang hidup di bumi ini. Kesadaran untuk melestarikan lingkungan hidup seharusnya ditanamkan sedini mungkin dan harus berkesinambungan atau tak lekang oleh waktu. Salah satu caranya adalah dengan mengubah perilaku yang merusak alam menjadi perilaku yang selalu cinta dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.***

Baca Juga  Cara Humanis Kapolsek Cisitu Bagikan Masker dan Nasi Bungkus ke Komunitas Opang

Biodata Penulis
Nama : Yusuf Rizqi Maulana
Tempat, Tanggal Lahir : Sumedang, 01 Mei 1998
No Telepon : 0895601137***

Baca Juga  Sekda Sumedang Dorong Generasi Millennial NU Jadi Entrepeneur
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pj Bupati Sumedang Berharap P2WKSS Dapat Sejahterakan Masyarakat

Pilihan Redaksi

Pj Bupati Sumedang Berharap P2WKSS Dapat Sejahterakan Masyarakat

Pilihan Redaksi

Kapolres Sumedang Ajak Pegiat Medsos Singkirkan Bahaya Radikalisme

FEATURE & OPINI

Sekda Baru, Harapan Baru

Pilihan Redaksi

MPP Padat, Kantor Disdukcapil Lama Kembali Layani Adminduk

Nasional

Katulampa Siaga I, Masyarakat Diminta Waspada

BISNIS

Sekda Sumedang Apresiai Asosiasi UMKM Kabupaten Sumedang Gelar Pasar Kaget di Jatigede

KESEHATAN

Sijariemas Tindakan Penangan Poned Bisa Terakses di Android

Pilihan Redaksi

TNI dan Warga Manunggal Bersihkan Irigasi Burujul dari Sampah