HALO POLISI

Kapolres Imbau Warga Sumedang Tak Rayakan Pesta Pergantian Tahun

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Redaksi
Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP. Eko Prasetyo Robbyanto menyebutkan jelang Natal 2021 dan tahun Baru 2022 Kabupaten Sumedang tidak akan menerapkan PPKM level 3.
Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP. Eko Prasetyo Robbyanto menyebutkan jelang Natal 2021 dan tahun Baru 2022 Kabupaten Sumedang tidak akan menerapkan PPKM level 3. | FOTO: Fitriyani Via Humas Polres Sumedang

SUMEDANGONLINE, Mapolres: Kepala Kepolisian Resor Sumedang AKBP. Eko Prasetyo Robbyanto, mengimbau agar masyarakat tak merayakan pesta pergantian tahun. Hal ini sebut dia, untuk menjaga keselamatan warga di masa pandemic Covid-19 yang belum berakhir.

Selain itu juga sebut Kapolres, pihaknya juga saat ini sedang gencar melaksanakan operasi cipta kondisi menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dengan menertibkan peredaran miras, narkotika dan obat terlarang.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Seperti tahun-tahun sebelumnya operasi terhadap miras, narkotika, obat terlarang dan petasan akan kami lakukan dengan gencar pada masa operasi menjelang pengamanan natal dan tahun baru. Selain itu juga kami akan melakukan pemusnahan ribuan botol miras hasil dari berbagai operasi kami. Pesan kami kepada warga jangan menyalahgunakan miras oplosan karena sangat berbahaya,” ujar Kapolres Sumedang dalam keterangannya.

Baca Juga  Akur Acungi Jempol Pengelolaan Wisata Patambon Cimanggung Sumedang

Sementara itu sebut dia, dari hasil rapat dengan Forkopimda Kabupaten Sumedang menyebutkan jika Kabupaten Sumedang tak akan menerapkan PPKM Level-3. Menurutnya hal ini sesuai dengan aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat. Meski demikian Kabupaten Sumedang akan melaksanakan check point dan ganjil genap di Jalur yang mengarah ke tempat wisata.

Baca Juga  Gembrong Liwet Tradisi Jelang Ramadhan di Pamulihan Sumedang

“Dari hasil rapat Forkopimda kemarin. Intinya kami mengikuti aturan Pemerintah Pusat yang mana PPKM level 3 tidak dilaksanakan, namun check point dan ganjil genap jalur yang mengarah tempat wisata akan tetap dilakukan secara situasional. Sekaligus kami akan mengecek aplikasi peduli lindungi di hotel dan tempat wisata apakah sudah diterapkan atau tidak,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, jajaranya akan menempatkan beberapa lokasi check point yang juga merupakan pos pengamanan Natal dan tahun baru. Di dalamnya akan dilengkapi dengan perlengkapan swab test antigen yang diperuntukan bagi pendatang yang tidak bisa memperlihatkan sertifikat vaksinasi Covid-19.

Baca Juga  Gubernur DKI Jakarta, Sambut Baik Festival Kopi dan Tahu Sumedang

“Kami rencananya akan menempatkan beberapa lokasi check point di wilayah perbatasan seperti Jatinangor, Cimanggung, Tomo dan juga wilayah kota di Taman Endog. Check point ini juga merupakan pos pengamanan yang dilengkapi dengan swab antigen untuk pendatang dari luar kota yang tidak menunjukan surat vaksin,” imbuhnya. ***

Tinggalkan Balasan